Review: Tangled (Disney) -Part II: Gothel & Pub Thugs's Sessions-

by: Nabila Rhapsodios


Prolog

Gothel? Kalian mungkin harus mengingatnya karena dia super penting. Pub Thugs? Siapa ini? Jika diberi gambarnya pasti tahu hanya saja selama nonton Tangled kalian tidak tahu bahwa nama itu merupakan nama geng dari satu kumpulan orang-orang di bar. Untuk menghemat waktu, silakan baca lebih lanjut artikel bagian kedua film satu ini, Selamat Menggulir Layar! 




Gothel's Session

Gothel, The Immortality Seeker
Telah hidup selama ratusan tahun dan satu-satunya saksi tetes sinar mentari jatuh ke Bumi yang menciptakan bunga emas mujarab. Saat awal film, Gothel sudah di ujung hidupnya dan memperlihatkan bernyanyi kepada bunga emas sambil mengelusnya supaya menjadi muda dan kembali cantik. Bertekad tidak ingin diambil oleh siapapun, dia menyembunyikan bunga emas bertahun-tahun. Akibat keteloderannya, bunga itu diambil dan dibawa ke istana. 

Sadar bunga emas yang diklaim miliknya kini bersemayam di rambut bayi putri baru Corona, Gothel menyusup ke dalam istana untuk memotong sehelai rambut bayi tersebut yang ingin disimpan untuk sendiri. Sayangnya usaha itu tidak berhasil sehingga memutuskan untuk menculiknya saja, hitung-hitung sebagai pembalasan kepada istana karena sudah mengambil sesuatu darinya. 

Gothel menyembunyikan bayi putri kerajaan di sebuah menara yang berlokasi tampaknya jarang dilalui banyak orang. Disana juga dia membesarkannya dengan penuh kasih. Sang bayi, Rapunzel, memanggil wanita renta ini "Ibu" dan dia patuh pada aturannya untuk tidak bermain keluar dari menara sejak diberitahu kalau dunia luar bahaya dan banyak orang jahat. 

Dikarenakan, ingin selalu tampil awet muda, Gothel memiliki obsesi terhadap pandangan keabadian dalam hidupnya. Walau ditampilkan sebagai figur seorang Ibu protektif serta penyayang pada umumnya semua ini hanyalah kedok, dan ketika situasi memanggil akan menghapus kedoknya dan terungkap sifat sebenarnya sebagai penyiksa emosional sekaligus pembenci manusia. Gothel juga sangat egois, terlihat dari selama ratusan tahun terus menyembunyikan bunga emas daripada kekuatan penyembuh bunga dibagikan kepada semua orang sebagai hadiah dari alam. 

Karakter satu ini diisi suaranya oleh aktris juga penyanyi Broadway Donna Murphy yang pernah lima kali masuk nominasi Tony Award dimana dua diantaranya menyabet trofi di ajang tersebut. Sejauh ini, peran dia sebagai Gothel di Tangled satu dari sekian prestasi yang paling dipuji dalam karir seni peran dirinya. 


Donna Murphy
Murphy meminjamkan suaranya untuk bernyanyi bagian Gothel yaitu "Healing Incantation" dan dua lagi yang akan dibahas detil, "Mother Knows Best" beserta "Mother Knows Best (Reprise)". "Healing Incantation" adalah lagu ketika bernyayi di dekat bunga emas supaya kekuatan penyembuhnya aktif, setelah menculik Rapunzel, Gothel mewariskan lagu ini kepada dia. Lagu ini sudah diangkat di artikel bagian pertama, silakan bila punya waktu lebih untuk mengeceknya karena dua lagu tersisa menjadi fokus paling utama disini :). 



  • Mother Knows Best

"Mother Knows Best" adalah lagu kedua yang mengalun di dalam film, setelah "When Will My Life Begin?". Komposer lagu ini adalah Alan Menken sementara lirik ditulis oleh Glenn Slater. Kedua nama tersebut bertanggung jawab untuk lagu vokal di Tangled juga. Dapat ditemukan di dalam album musik Tangled: Original Soundtrack nomor 3. 

Lihat video di bawah ini untuk melihat adegan dari "Mother Knows Best":



Audio dari album musik:



Lirik penuh "Mother Knows Best":

English Lyrics:

Gothel: "You want to go outside? Ugh, why, Rapunzel..."
Look at you, as fragile as a flower
Still a little sapling, just a sprout
You know why we stay up in this tower...?

Rapunzel: "I know, but-"

Gothel: That's right! 
To keep you safe and sound, dear
Guess I always knew this day was coming
Knew that soon you'd want to leave the nest
Soon, but not yet-

Rapunzel: "But-"

Gothel: Shh! Trust me, pet
Mother~~~ Knows best!

Mother knows best
Listen to your mother
It's a scary world out there

Mother knows best
One way or another
Something will go wrong, I swear!

Ruffians, thugs
Poison ivy, quicksand
Cannibals and snakes

Rapunzel: *gasps*

Gothel: The plague!

Rapunzel: "No!"

Gothel: "YES!"

Rapunzel: "But-"

Gothel: Also large bugs
Men with pointy teeth
And stop! No more! You'll just upset me!

Mother's right here
Mother will protect you
Darling, here's what I suggest!

Skip the drama!
Stay with Mama!
Mother knows best!

(Album version only) Gothel: Go ahead, get trampled by a rhino
Go ahead, get mugged and left for dead
Me, I'm just your mother, what do I know?
I only bathed and changed and nursed you

Go ahead and leave me, I deserve it
Let me die alone here, be my guest
When it's too late, you'll see, just wait
Mother--- Knows best *laughs*

Gothel: Mother knows best
Take it from your Mumsy
On your own, you won't survive...

Sloppy, underdressed
Immature, clumsy
Please, they'll eat you up alive...!

Gullible, naive
Positively grubby
Ditzy and a bit, well, hmm vague-

Plus I believe, gettin' kinda chubby
I'm just saying 'cause I love you!

Mother understands, Mother's here to help you
All I have is one request~~~!

"Rapunzel?"

Rapunzel: "Yes?"

Gothel: "Don't ever ask to leave this tower- again"

Rapunzel: *sighs* "Yes, Mother..."

Gothel: *sighs* "I love you very much, dear"

Rapunzel: "I love you more"

Gothel: "I love you most" *kiss*
Don't forget it, you'll regret it
Mother knows best!

Rapunzel telah mengumpulkan nyali cukup untuk mengutarakan keinginannya melihat langsung ribuan cahaya di langit malam yang sering muncul saat ulang tahun. "Ibu" Gothel yang mengandalkan keberadaan Rapunzel untuk tetap awet muda, menolak keras keinginan itu dan dengan sinis mengingatkan "putri"-nya bahwa "Ibu Tahu Yang Terbaik" (baca: "Mother Knows Best").  

Gothel tidak berniat melepaskan Rapunzel maka dia memperingatkan di luar sana orang-orang jahat banyak berkeliaran yang mengincar kekuatan ajaib miliknya dan tempat aman untuk berlindung adalah menara dilindungi oleh "Ibu", Gothel berkata demikian demi kebaikan Rapunzel. Kalian berpikir seroang Ibu wajar berkata demikian kepada putrinya... Bahkan lagu ini memberitahumu tidak ada yang aneh...  

Namun, pada kenyataannya Gothel sering menggunakan kalimat "Ibu Tahu Yang Terbaik" sebagai kebohongan atau pikiran rasional darinya menjaga Rapunzel aman atau lebih tepatnya "menawannya sebagai tawanan" dari pihak yang ingin mencuri kekuatannya dengan demikian Gothel bisa terus mengeksploitasi kekuatan milik Rapunzel. Dia sempurna menutupi motif sebenarnya dari "putri"-nya. 

"Mother Knows Best" mengidentifikasi Gothel sebagai sosok yang superior meski bergantung pada Rapunzel, manipulatif, tidak jujur, dan merusak hak kebebasan "putri"-nya. Secara kontekstual lirik, tulisan-tulisannya penuh penghinaan pasif-agresif walau diakhiri dengan kalimat, "Ibu cinta kamu". Penghinaan pasif-agresif dilontarkannya diperuntukkan menjatuhkan kepercayaan diri Rapunzel termasuk juga mendapatkan kepercayaan darinya serta meningkatkan ketergantungan "putri"-nya kepada "Ibu" atas situasi menakutkan (yang dilebih-lebihkan) di dunia luar. 


"To keep you safe and sound, dear"
Gothel berupaya sebisa mungkin tidak menjalin kontak kekeluargaan lebih intim dengan Rapunzel. Bisa ditebak mengapa? Dia tidak mencintai Rapunzel tetapi, mencintai kekuatan yang dimilikinya. Ketika Gothel menampakkan gerak-gerik rasa sayang sepanjang lagu ini mengalun, dia selalu mengarahkan body language rasa sayangnya pada rambut Rapunzel. Bahkan dia memanggil "putri"-nya, "Bunga" (baca: "Flower"). Banyak sekali "suara tidak terdengar" manipulatif dalam Lagu Jahat berirama riang, semangat, dan menggelikan (patut dicatat: humornya sarkasme dan gelap) ini. Gothel memberi hadiah dan membuatkan makanan favorit adalah supaya Rapunzel tidak membencinya dan tidak berusaha pergi meninggalkan menara. Gothel sukses mendapat kepercayaan "putri"-nya sehingga patuh untuk tidak pergi dari menara. Ini adalah langkah supaya kekuatan ajaib yang dimiliki oleh "putri"-nya disimpan untuk dirinya sendiri. 


"Sloppy, underdressed"
Kesimpulan makna di balik "Mother Knows Best" setelah dibedah adalah menyimpan cinta seorang Ibu ditambah bumbu pengasuhan yang diiringi oleh siksaan verbal dan emosional sekaligus eksploitasi anak. Kalian juga memperhatikan, raut wajah Rapunzel ketika Gothel melontarkan penghinaan pasif-agresif adalah raut wajah terluka tapi, tidak bisa apa-apa karena melawan "Ibu" merupakan tindakan lancang. Contoh lirik pasif-agresif di lagu ini: "Sloppy, underdressed. Immature, clumsy. Please, they'll eat you up alive! Gullible, naive. Positively grubby. Ditzy and a bit, well, hmm vague- Plus I believe, gettin' kinda chubby" (Indonesia: "Jorok, berbusana buruk. Belum dewasa, canggung. Tolong, mereka akan memakanmu hidup-hidup! Mudah tertipu, naif. Positif kotor. Bodoh dan sedikit, ya, hmm samar- Plus aku percaya, sedikit terlihat tembem"), tidak yakin jika Gothel melontarkan kalimat itu bukan ketidaksengajaan, dia berkomentar yang menyiratkan bahwa Rapunzel memiliki penampilan tidak menawan secara keseluruhan dan karenanya dia lemah dan bodoh, Rapunzel bisa saja mengabaikan kalimat-kalimat tersebut tetapi, susah karena yang berbicara adalah "Ibu"-nya sendiri. Contoh lain siksaan verbal dan emosional dari Gothel adalah ini (melihat cermin bersama sebelum lagu mengalun): "I see a beautiful, confident and mature young woman... Oh, there you are too! (Indonesia: "Aku lihat wanita muda yang cantik, percaya diri dan dewasa... Oh, rupanya kamu disana juga!), kalimat satu ini niatnya memuji tetapi kemudian, Gothel menyanggahnya pura-pura dengan nada bercanda kalau dia tidak bermaksud menyakiti hati Rapunzel. 

Lalu setelah lagu selesai mengalun, Gothel menutup mulut Rapunzel menggunakan kalimat tidak kenal belas kasihan sambil menampakkan tatapan mata tajam, "Jangan pernah meminta untuk pergi dari menara- lagi" dan menyembuhkan Rapunzel (terlanjur) terluka dengan kalimat memastikan dirinya sangat cinta sama "putri"-nya. Satu contoh lagi siksaan emosional. Tidak lupa, dia memberi kecupan di.... RAMBUT bukan di kening! Bukti body language lain bahwa Gothel tidak mencintai Rapunzel.

Selama perjalanan ke tempat cahaya, Rapunzel memperlihatkan kepada penonton dua hal 1) Lingkungan tempat tinggalnya adalah siksaan 2) Bagaimana dia mencoba lari dari situasi itu. Untuk alasan ini, pihak yang memiliki Ibu atau figur disebut Ibu yang suka melakukan siksaan verbal serta emosional ketika remaja dan menjaga jarak karenanya di kemudian hari, hubungan Ibu-Anak film Tangled memberi kekuatan tambahan untuk menapaki hidup dan agak sulit untuk ditonton karena kenal kalau tindakan penyiksaan seperti kedua itu lebih berbahaya dibandingkan bentuk fisik, efek penghancurnya paling terasa di masa depan dan longlasting. Oleh karenanya, mengapa Rapunzel di dalam film memiliki karakteristik kepribadian kurang percaya diri, cemas berlebih, dan rasa bersalah yang berlebihan merupakan akibat hidup terkucil, aturan ketat, dan tambahan setelah Gothel dibahas yaitu penghinaan pasif-agresif. 



  • Mother Knows Best (Reprise)

"Mother Knows Best (Reprise)" mengalun setelah Rapunzel menyembuhkan luka gores di telapak tangan Flynn Rider. Tanpa diketahui oleh "putri"-nya, Gothel mengikuti dirinya. Terhenyak kaget karena diikuti, Rapunzel merasa bersalah karena tidak patuh pada perintahnya dan berbohong, Gothel menginterupsi pengakuan miliknya tetapi, Rapunzel tidak dapat dipersuasi. Dengan intonasi suara tegas nan kelam, Gothel bernyanyi lagu ini. Dapat ditemukan di nomor 6 dalam album OST Tangled.

Adegan di dalam film:



Ekstrak dari album musik:



Lirik utuh "Mother Knows Best (Reprise)":

English Lyrics:

Rapunzel: "I think he likes me..."

Gothel: "Likes you? Please, Rapunzel, that's demented!"

Rapunzel: "But Mother, I-"

Gothel: "This is why you never should have left!"
"Dear this whole romance that you've invented-"
"Just proves, you're too naive to be here..."

"Why would he like you?"
"Come on now really!"
"Look at you! You think that he's impressed?"

"Don't be a dummy, come with Mummy..."
"Mother..."

Rapunzel: "No!"

Gothel: "No?"
"Oh, I see how it is"

Rapunzel knows best
Rapunzel's so mature now
Such a clever grown-up Miss!

Rapunzel knows best
Fine, if you're so sure now
Go ahead, then give him this! Ha!

Rapunzel: "How did you-?!"

Gothel: This is why he's here!
Don't let him deceive you!
Give it to him, watch, you'll see!

Rapunzel: "I will!"

Gothel: Trust me, my dear
That's how fast he'll leave you!
I won't say I told you so!

No, Rapunzel knows best!
So if he's such a dreamboat
Go ahead and put him to the test!

Rapunzel: "Mother, wait!"

Gothel: If he's lying, don't come crying!
Mother--- Knows best!


Gothel mencapai batas ketidaksabaran. Sudah cukup bagi Rapunzel mencicipi dunia luar. Merasa "putri"-nya sudah gila karena mengira pencuri asing yang ditemuinya menyukai dirinya, dalam satu upaya terakhir untuk membawa pulang Rapunzel adalah memandang rendah dia yang mulai paham apa itu ketertarikan romantis pada lawan jenis. Dan disinilah kata-kata pasif-agresif Gothel menjadi tajam setajam pisau tergambar jelas.  

"Look at you! You think that he's impressed?"
Dia menyebut Rapunzel dengan kata-kata demented (Indonesia: gila), "Look at you! You think that he's impressed?" (Indonesia: "Lihat dirimu! Kamu pikir dia terkesan?"), & dummy (Indonesia: tolol), yang paling menyedihkannya lagi Gothel mengucapkannya di hari ulang tahun ke-18 yang sepatutnya selebrasi penuh kegembiraan bukan membuat suasana jadi sedih walau diucapkan dengan intonasi suara kalem.  Ini sangat kejam dan dingin. Sedih melihat Rapunzel mendapat perlakuan seperti ini dan hatinya yang baik harus terantai. 

"This is why he's here!"
Plus, I believe sisa lirik "Mother Knows Best (Reprise)" berbicara sembunyi-sembunyi perihal keperawanan dengan mahkota sebagai simbolnya, seolah sesuatu yang sangat diinginkan oleh Flynn dan akan berpura-pura baik dan meyakinkan Rapunzel (ketika awal ketemu) untuk memberikan kepadanya. Gothel menantang Rapunzel atas hal ini untuk membuktikan perkataan siapa yang benar dan siapa yang salah. Tidak akan berkata, "I told you so!" (Indonesia: "Sudah aku bilang!") dan akan menutup pintu untuk berkeluh kesah jika semua telah menjadi bubur dimana Flynn rupanya menipu kemudian pergi meninggalkannya. Ini lirik yang dimaksud: "This is why he's here! Don't let him deceive you! Give it to him, watch, you'll see! Trust me, my dear. That's how fast he'll leave you! Go ahead and put him to the test! If he's lying, don't come crying!" (Indonesia: "Inilah alasan dia disini! Jangan biarkan dia menipumu! Berikan itu kepadanya, perhatikan, kamu akan mengerti! Percayalah, sayangku. Begitulah cara dia pergi cepat meninggalkanmu! Silakan dan tempatkan dia pada sebuah ujian! Jika dia bohong, jangan datang sambil menangis!). 

Agak terasa bagaimana beberapa pria pura-pura baik untuk dapat kesempatan berhubungan intim sebelum terikat perkawinan sah lalu mencampakkan wanita malang. Sejahat-jahatnya Gothel, menilai dua tindakan yang dipaparkan sebagai hal yang kotor dan sadar wanita yang paling dirugikan karena jejak dari tindakan itu bisa tampak nyata terlihat setelah semua telah menjadi bubur, tentu saja. Hidden message yang terbungkus rapi disamping menggambarkan Gothel sebagai penyiksa emosional dan verbal.



Pub Thugs's Session

Pub Thugs, The Dream Chasers
Mereka pengunjung tetap Snuggly Duckling Bar, sepintas mirip kumpulan orang kuat gila dan menyeramkan yang tidak segan memukul pengunjung lain saat siang hari sampai kalian tahu seperti apa mereka yang sesungguhnya. Gambar di atas adalah anggota utama, sebenarnya mereka lebih dari 6 orang. Nama-nama mereka adalah (dari kiri ke kanan) Attila (disuarakan oleh Byron Howard) yang memakai helm metal hingga menutupi seluruh wajahnya, Toll yang membawa gunting rumput kadang digunakan sebagai senjata, Shorty (disuarakan oleh Paul F. Tompkins) sebagai anggota tertua dan barangkali tergila, Vladimir (disuarakan oleh Richard Kiel) terkuat dari semua anggota dan terseram dari bentuk fisik, Hook Hand (disuarkan oleh Brad Garrett) sebagaimana tersirat dari namanya memiliki tangan kail, dan terakhir adalah Big Nose (disuarakan Jeffrey Tambor) seorang romantis yang tidak ada harapan. 

Ketika Rapunzel dan Flynn berkunjung ke bar, Pub Thugs mengenal Flynn dari poster dan berencana menyerahkan ke pengawal istana, tetapi Rapunzel menentang mereka, menerangkan bahwa dia butuh Flynn untuk menyelesaikan mimpinya yakni melihat cahaya. Pub Thugs menetapkan untuk membantu Rapunzel karena mereka punya mimpi belum terealisasikan sama seperti dirinya. Apa saja mimpi-mimpi mereka? Time for the video!




Ekstrak dari album Tangled OST nomor 5:



Lirik utuh "I've Got a Dream":

English Lyrics:

Hook Hand: I'm malicious, mean and scary
My sneer could curdle dairy
And violence-wise, my hands are not the cleanest
But despite my evil look, and my temper and my hook
I've always yearned to be a concert pianist

Can't you see me on the stage performing Mozart?
Tickling the ivories till they gleam
Yep, I'd rather be called deadly for my killer show tune medley
Thank you! 
Cause way down deep inside I've got a dream

Chorus: He's got a dream!
He's got a dream!

Hook Hand: See, I ain't as cruel and vicious as I seem
Though I do like breaking femurs, you can count me with the dreamers
Like everybody else, I've got a dream

Chorus: La la la la
La la la la
La la la la laaaa~~~

Big Nose: I've got scars and lumps and bruises
Plus something here that oozes
And let's not even mention my complexion
But despite my extra toes
And my goiter, and my nose
I really want to (wanna) make a love connection

Can't you see me with a special little lady?
Rowing in a rowboat down the stream?
Though I'm one disgusting blighter
I'm a lover, not a fighter
Cause way down deep inside I've got a dream

I've got a dream!

Chorus: He's got a dream!

Big Nose: I've got a dream!

Chorus: He's got a dream!

Big Nose: And I know one day romance will reign supreme
Though my face leaves people screaming
There's a child behind it dreaming
Like everybody else, I've got a dream

Chorus: Toll would like to quit and be a florist
Gunther does interior design
Urf is into mime
Attila's cupcakes are sublime

Bruiser knits
Killer sews
Fang does little puppet shows

Hook Hand: And Vladimir collects ceramic unicorns...

"What about you?"

Flynn: "I'm sorry, me?"

Big Nose: "What's your dream?"

Flynn: "No no no. Sorry boys. I don't sing"

I have dreams like you. No, really
Just much less touchy-feely
They mainly happen somewhere warm and sunny
On an island that I own
Tanned and rested and alone
Surrounded by enormous piles of money

Rapunzel: I've got a dream!

Chorus: She's got a dream!

Rapunzel: I've got a dream!

Chorus: She's got a dream!

Rapunzel: I just want to see the floating lanterns gleam

Chorus: Yeah!

Rapunzel: And with every passing hour
I'm so glad I left my tower
Like all you lovely folks, I've got a dream

Chorus: She's got a dream!
He's got a dream!
They've got a dream!
We've got a dream!

So our differences ain't really that extreme...
We're one... big... team...

Call us brutal
Sick

Hook Hand: Sadistic

Big Nose: And grotesquely optimistic

Chorus: Cause way down deep inside we've got a dream!

Hook Hand: I've got a dream!

Big Nose: I've got a dream!

Chorus: I've got a dream!
I've got a dream!
I've got a dream!

Rapunzel: I've got a dream!

Chorus: *cheers*

All: Yes, way down deep inside, I've got a dream!
Yeah!


"Yes, way down deep inside, I've got a dream!"
Makna apa dibalik "I've Got a Dream?" Well, barangkali kalian bisa melarikan diri dari kumpulan thugs (Indonesia: Kriminal yang disalahpahami) dengan cara ceritakan mimpi kalian, buat koneksi, lalu dorong indra mereka balik ke "perikemanusiaan" yang terlupakan. Mereka akan menampakkan sisi lain yang lama terkunci. Kriminal adalah korban prasangka sosial yang dimana meski tertarik gigih pada hal berbau kriminal, pada dasarnya orang baik. Mimpi mereka adalah menjadi pianis konser, hidup bahagia dengan pujaan hati, pemilik toko bunga, desainer interior, pantomim, penjual kue, perajut, penjahit, punya pertunjukan boneka, dan kolektor unicorn keramik daripada menjadi petarung kuat di ranah kriminalisasi jika diberi kesempatan hidup sosial normal seperti sedia kala. 


Sekarang penulis ajak ke lagu bonus karena bukan milik karakter manapun. Apa saja lagu-lagunya? Coba lihat tulisannya di bawah ini!

  • Something That I Want


Grace Potter
Grace Potter menulis sekaligus menciptakan lagu ini dan bersama grup band The Nocturnals membawakan "Something That I Want" untuk serial TV One Tree Hill, lalu dia menulis ulang beberapa baitnya dan Disney memilihnya untuk dimunculkan saat kredit penutupan film Tangled dimana diciptakan ke dalam remix baru dan dia bernyanyi solo. "Something That I Want" menduduki posisi ke-20 di dalam album OST Tangled.

Klik video ini untuk mendengarkannya dan disertai lirik; tepat di bawah video:


English Lyrics:

C'mon... Uuu...

She's a girl with the best intentions
He's a man of his own invention
She looked out the window
He walked out the door
But she followed him and he said, "Whatcha lookin' for?"

She said I want something that I want
Something that I tell myself I need
Something that I want
And I need everything I see

Something that I want
Something that I tell myself I need
Something that I want
And I need everything I see, yeah...

He's been living in a pure illusion
She's gonna come to her own conclusion
Right when you think you know what to say
Someone comes along
And shows you a brand new way

She said I want something that I want
Something that I tell myself I need
Something that I want
And I need everything I see

Something that I want
Something that I tell myself I need
Something that I want
And I need everything 'cause-

So easy to make believe it
Seems you're living in a dream
Don't you see that what you need
Is standing in front of you!

-Instrumental-

I want something that I want
Something that I tell myself I need
Something that I want
And I need everything I see

Something that I want
Something that I tell myself I need
Something that I want
And I need everything I see

Yeah... Yeah... Yeah... Yeah...

  • I See the Light (End Credits & Indonesian Version)

Shannon Saunders
"I See the Light" kover Shannon Saunders muncul tepat setelah "Something That I Want", sayangnya versi miliknya hanya dapat ditemukan di album OST Tangled khusus wilayah Britania Raya dan sekitarnya yang menjadi nomor 21. Disamping "I See the Light", Saunders meminjamkan suaranya untuk bernyanyi Theme Song terbaru Disney Princess yaitu "The Glow" yang menyegerakan Rapunzel masuk sebagai anggota baru. Pilihlah mana favorit kalian, "I See the Light" duet Mandy Moore dan Zachary Levi yang pop ballad permainan orkestra atau solo yang dinyanyikan oleh Saunders yang terdengar lebih akustik pop dari pembahasan artikel Tangled milik penulis...

Dengarkan "I See the Light" milik Saunders di bawah ini:



Ekstrak dari album musik:



English Lyrics:

All those days, watching from the windows
All those years, outside looking in
All that time, never even knowing 
Just how blind I've been

Now I'm here blinking in the starlight
Now I'm here, suddenly I see
Standing here, it's all so clear
I'm where I'm meant to be

And at last, I see the light!
And it's like the fog has lifted
And at last, I see the light!
And it's like the sky is new
And it's warm and real and bright
And the world has somehow shifted

All at once, everything looks different
Now that I see you

-Instrumental-

All those days, chasing down a daydream
All those years, living in a blur
All that time, never truly seeing
Things the way they were

Now he's here shining in the starlight
Now he's here, suddenly I know
If he's here it's crystal clear
I'm where I'm meant to go

And at last, I see the light!
And it's like the fog has lifted
And at last, I see the light!
And it's like the sky is new!
And it's warm and real and bright
And the world has somehow shifted

All at once, everything is different
Now that I see you...!

Now that I see you...!
Now that I see you...

We Love Disney -Indonesia Edition-
Atau kalian memilih "Lihat Cahaya" ("I See the Light" resmi bahasa Indonesia) yang dibawakan oleh The Finest Tree (duo kakak-beradik Cakka Nuraga & Elang Nuraga) yang bergenre country berpanutan pada kover milik Saunders...? Versi bahasa Indonesia ada di dalam album We Love Dinsey Edisi Bahasa Indonesia

The Finest Tree
Dengarkan mereka bernyanyi "Lihat Cahaya" di bawah ini:


Indonesian Lyrics:

Selama ini hanya dari jendela
Melihat yang ada di luar
Tak pernah aku menyadari
Oh sungguh buta

Dan kini ku temukan cahaya
Disini aku melihatmu
Semuanya begitu jelas
Inilah takdirku

Ku melihat cahaya
Luruhkan kabut di hati
Ku melihat cahaya
Langit pun semakin biru

Hangat terasa nyata
Dunia baru menyambutku
Sekarang semuanya berubah
Sejak kau ada

-Instrumental-

Dahulu ku kejar mimpi-mimpi, menggapai yang belum pasti
Tak pernah aku bisa melihat kenyataan oh
Dan kini kau hadir disini, membuatku menyadarinya
Bersamamu begitu indah, inilah takdirku

Dan ku lihat cahaya, luruhkan kabut di hati
Dan ku lihat cahaya, langit pun semakin biru
Hangat terasa nyata, dunia baru menyambutku
Sekarang semuanya berubah sejak kau ada

Sejak kau ada semua semakin indah
Semenjak engkau ada yeah

  • When Will My Life Begin (Reprise 1)

Bagi kalian yang telah membaca artikel bagian pertama, bertanya-tanya mengapa langsung Reprise 2...? Jawabannya adalah Reprise 1 tidak lolos untuk ditampilkan di film dan hanya ada di dalam album OST. "When Will My Life Begin (Reprise 1)" ditempatkan pada urutan ke-2 dan pihak di balik lagu ini adalah Moore sebagai penyanyi, Slater sebagai penulis lirik, terakhir Menken sebagai komposer. 

"When Will My Life Begin (Reprise 1)" membawa makna sama dengan dua versi sebelumnya. Rapunzel bosan melakukan hal sama berulang kali di dalam menara dan mendambakan adanya pintu untuk mengintip sekilas sembari menapakkan kaki sedikit ke luar untuk bebas. Beginilah alunan "When Will My Life Begin (Reprise 1)":



English Lyrics:

I've got my mother's love
I shouldn't ask for more
I've got so many things
I should be thankful for

Yes, I have everything
Except, I guess, a door
Perhaps it's better that I stay in
But tell me, when will my life begin?




Final Note from Writer:

Setelah membedah karakter dan arti lagu-lagunya, melihat sesi Gothel membuat saya bergumam, "Apa setelah ini akan banyak anak-anak atau remaja menyerang ibundanya?". Jadi, saya mencetuskan perhatian (kalau dicetak bertintakan spidol merah dan tulisannya besar): FILM INI MENGANDUNG KEKERASAN / SIKSAAN EMOSIONAL & VERBAL. BIMBINGAN ORANG TUA DISARANKAN. 

Tidak diragukan lagi kekuatan pendorong cerita Tangled adalah hubungan ganjil diantara Rapunzel dan Gothel. Bagi yang sekadar nonton tanpa tahu lebih banyak, Gothel adalah figur ibu normal yang penuh cinta, nyatanya dia bukan tipe ibu seperti itu. Dia adalah contoh seorang penyiksa yang dibalut dengan perhatian dan deklarasi cinta. Pertimbangkan arti lagu, gerak non-verbal, dan dialog-dialog miliknya di dalam film. Gothel terus-menerus meremehkan dan mencerca Rapunzel di bawah samaran "godaan" keibuan. Ketika Rapunzel dirundung kesedihan dan terhina oleh ucapan "Ibu"-nya, Gothel menegurnya dengan enteng supaya tidak perlu menganggap serius perkataan-perkataan yang dilontarkan dengan demikian mengubur perasaan Rapunzel yang semestinya merasa sakit dengar perkataan pasif-agresif "Ibu"-nya. Dalam sudut pandang yang mudah, Rapunzel diibaratkan "barang kepemilikan" (disamping panggilan "Bunga", ada panggilan lain yaitu "Pet" atau bahasa Indonesianya; "Peliharaan") dibandingkan sosok manusia. 


Gothel & Rapunzel -Concept Art-
Disney mengakui lewat penokohan Gothel, kekerasan / siksaan emosional (dan verbal perpanjangannya) pada anak berbahaya, kekerasan seperti ini dapat memiliki efek yang menghancurkan pada tingkat kepercayaan diri target yang menerimanya. Orang tua kasar / kejam merupakan isu nyata di dunia. Pihak yang sudah menonton film ini dan terkoneksi dengan hubungan Gothel-Rapunzel, mengalami kesulitan untuk menikmati film sampai habis dan diakhir menjadi isyarat untuk meninjau lagi hubungan dengan orang tua masing-masing. Apa yang diinginkan oleh Disney kepada penonton adalah memahami pikiran dan pengalaman dari penyintas yang pernah melaluinya. 

Gothel adalah antagonis paling mengerikan di jajaran antagonis Disney dikarenakan sangat membuat bulu kuduk merinding (dia tidak perlu sihir untuk menjadi jahat, lisannyalah "sihir" yang dimiliki) dimana orang-orang yang tidak pernah mengalami kekerasan, kurang paham terhadap ciri-ciri kekerasan emosional / verbal, atau tidak pernah belajar perihal kekerasan barangkali tidak sadar seberapa merusak taraf aksi-aksinya di film. Penempatan semua itu di dalam narasi sangat cerdik dan licin sehingga banyak penonton tidak sadar apa yang sedang / telah dilihat. Dan melalui Gothel, tema Tangled yang membahas kekerasan / siksaan emosional & verbal pada anak mungkin terlalu "gelap" untuk film anak-anak dimana jarang ada yang berani memasukkannya ke dalam semua media untuk anak-anak walau dipresentasikan versi sedeharna dari kasus di dunia nyata. Namun, meski begitu, tujuan Disney membahas tema ini ingin mengajari pelajaran berharga untuk para orang tua mendiskusikan penyebab, efek / dampak, sikap yang harus diambil jika menerima perlakuan keduanya, pemahaman untuk yang menjadi korban bersama anak-anak topik sensitif ini. Tema Tangled sama pentingnya bersama deretan tema film Disney lainnya, misal pentingnya kerja keras untuk mewujudkan mimpi (Tiana, The Princess and the Frog) dan pentingnya hubungan familial (Merida-Elinor, Brave & Anna-Elsa, Frozen)Pada akhirnya di penghujung film, Rapunzel menang atas Gothel dimana dalam cerita sebuah keharusan. Di dalam fiksi tidak ada terapis, jadi diri sendiri adalah jalan untuk menyelamatkan diri dari situasi kekerasan, saya tidak melihatnya sebagai tindakan anak membangkang pada orang tua di konfrontasinya karena Gothel bukan ibu kandung Rapunzel melainkan penculik.

Disney tidak bercerita banyak kehidupan internal Rapunzel selama delapan belas tahun, efek hidup bersama penculik, dan pemulihan dari lingkungan beracun sepeninggal orang yang menculiknya. Padahal saya ingin tahu tetapi, mengingat ini film keluarga dan yang menonton kebanyakan anak-anak, ide saya yang satu ini akan membuat Tangled semakin gelap dan hati penyintas kekerasan emosional / verbal ketika anak-anak terbuka luka lama jadi tidak tega. Sejujurnya juga, Disney bukan ahli buat film psikologis melainkan ahli buat film animasi / live-action fiktif. Gothel bagi saya adalah antagonis yang menarik dan penuh lapisan penokohan di dalam filmnya, figur seorang Ibu yang mencoba bersikap peduli terkadang dengan caranya yang ganjil tapi, tetap saja semua karakteristik itu tidak mengurangi perannya sebagai penjahat. 

Saya menjabarkan ini semua dan menulis huruf kapital di paragraf awal untuk tajam perhatian para orang tua dan siapapun yang baca tulisan ini. Para orang tua dan siapapun yang mampir kesini, bersiaplah mendapat pertanyaan dari anak-anak yang mungkin bingung 1) Mengapa Rapunzel berani melawan ibunya padahal ditanamkan dari kecil untuk tidak boleh melawan orang tua 2) Kalau Gothel bukan ibunya tapi orang jahat, apa boleh sayang sama orang jahat 3) Perasaan campur aduk Rapunzel pertama kali menginjakkan kaki keluar menara; pengertianlah karena otak anak-anak terbiasa lurus dan langsung ke titik hitam-putih mendefinisikan mana yang baik, buruk, dan jahat. Benak anak-anak belum dirasuki kebingungan untuk menonton pertama kali; kedua, ketiga dan seterusnya baru tampak ke permukaan kebingungan mereka ketika dipertontonkan adegan kasih sayang Ibu ke anak di awal cerita. Hubungan Rapunzel dan Gothel yang tidak sehat ini tidak memperkeruh humor serta kelucuan yang tertuang di dalamnya. 

Beralih berbicara OST Tangled yang dipaparkan disini, saya suka leitmotif Gothel yang membawa suasana Broadway klasik ke dalamnya; kontras dengan leitmotif Rapunzel yang pop, kontemporari pas untuk anak muda. "I've Got a Dream" merupakan lagu gembira, kocak, dan cocok untuk karakter-karakter memeriahkan suasana walau tidak mempengaruhi fokus cerita tetapi, kekurangan lagu ini terletak pada melodinya karena mudah dilupakan. Lagu yang kurang enjoy untuk saya adalah "I See the Light (End Credits)" dan "Something That I Want". Ya, Saunders mempunyai suara yang bagus tetapi, polesan efek suara ketika nyanyi lagu satu itu, terlalu berlebihan, dia tidak butuh sama sekali, malah membuat terdengar sengau parah. Dia menyanyi secara langsung lagu itu terdengar jauh lebih baik dan jika mencari lagu yang lebih baik dari Saunders, dengarkan "The Glow" dan amati perbedaan suara di dua lagu tersebut. Maka karenanya, saya lebih memilih duet Moore dan Levi yang lebih bagus. Berirama cepat, penuh hingar-bingar dari Grace Potter... Entahlah lagu satu ini tidak menggugah saya dari segi manapun. Pendapat saya hanya "Something That I Want" salah penempatan, seharusnya ditempatkan di ending credits seri Shrek karena makna liriknya terasa lebih kuat untuk karakter titular dan Fiona.

Untuk menutup sesi ini, Tangled merupakan film yang manis, punya jalan cerita tersusun rapi, menampilkan kelakar menggemaskan, dan ada pelajaran bagus yang bisa dipetik. Saya bahagia mendapat kesempatan menonotonnya dan jatuh hati pada film ini.




THE END



Trivia:

  • Desain dan ciri-ciri fisik Gothel kebalikan dari Rapunzel. Gothel memiliki rambut hitam keriting plus gaun yang dipakainya adalah gaya berbusana 400 tahun sebelum Tangled. Disisi lain, Rapunzel berambut pirang / emas lurus memakai gaun tahun 1780-an; setting tahun film. Sebuah upaya penekanan bagaimana keduanya tidak cocok dan berapa lama Gothel hidup. 
  • Sebelum Donna Murphy, Gothel akan diisi suara oleh Grey DeLisle, seorang pengisi suara yang produktif malang melintang di bidang sulih suara. Terkenal berperan sebagai Azula (Avatar: The Last Airbender), Daphne Blake (Scooby-Doo), Sam Manson (Danny Phantom), Vicky & Tootie (Fairly OddParents), Amanda Valenciano Libre (Metal Gear Solid: Peace Walker); dari sekian banyak peran yang pernah dilakoninya.
  • Murphy membayangkan Gothel suka menjadi pusat perhatian ketika rekaman "Mother Knows Best" beserta reprise-nya.
  • Penyebab meninggalnya Gothel bukan jatuh dari menara tetapi, karena usia tua. 
  • Gothel takut kematian makanya selama ratusan tahun menyembunyikan bunga emas dari orang-orang. Keinginannya untuk awet muda disebabkan dari rasa takut tersebut dan keangkuhan. Dengan demikian, membuatnya berambisi tidak sama dengan antagonis Disney lainnya yang menginginkan kekuatan dan balas dendam. 
  • Apakah Gothel suka atau tidak suka, dirinya bisa dikomparasi dengan Flynn, lebih tepatnya hubungan pada Rapunzel. Gothel, meski sering menyenangkan hati Rapunzel dengan cara membelikan cat baru atau membuatkan sup favoritnya tetapi, lama-kelamaan hanya peduli pada diri sendiri dan akan melakukan apapun baik itu mengekang atau hancurkan hidup Tuan Putri demi bisa terus menikmati kekuatan dari bunga emas. Bentuk cinta dan kasih sayang Gothel pada Rapunzel adalah tidak jujur, egois, dan gila. Di pihak lain Flynn, awalnya "menculik" karena ditugasi untuk mengantar ke tempat cahaya, tahap demi tahap tulus menyayanginya bukan karena incar kekuatan yang dimiliki, dia rela berkorban supaya Rapunzel bebas dari keterkucilan. Bentuk cinta dan kasih sayang Flynn pada Rapunzel adalah murni dan tidak mementingkan diri sendiri. 
  • Inspirasi Hook Hand adalah draf awal penokohan Captain Hook (Peter Pan) yang diniatkan seorang pianis handal walaupun memiliki tangan kail. 






References:

Disney Wikia, IMDb, Wikipedia, Google Search.


Disclaimer: Courtesy of YouTube, Disney Wikia,  Fanpop, Zimbio (Donna Murphy Picture), Pop Matters (Grace Potter Picture), Metro Lyrics (Shannon Saunders Picture), & Google Images. The material published on this website is intended solely for general information and reference purposes and is not legal advice or other professional advice. 















Comments