Review: The Second Main Theme (Oz's Theme) and Oz (Character) from Pandora Hearts

by: Nabila Rhapsodios

INTRODUCTION

Bertemu lagi dengan Anime/Manga berjudul Pandora Hearts. Manga Pandora Hearts sampai saat penulis menulis artikel ini sudah mencapai chapter ke-87 di Jepang sana, sedangkan Animenya masih beredar rumor bahwa akan ada Season 2 dari Pandora Hearts. Berbicara manga Pandora Hearts, jalan cerita sudah sampai pada titik klimaks dimana cerita apa yang terjadi pada 100 tahun sebelum jalan cerita utama Pandora Hearts dimulai, mulai terungkap. Harus saya akui, terungkapnya beberapa hal mengenai cerita 100 tahun yang lalu, membuat pembaca banyak tercengang dikarenakan pengilustrasian atau persepsi di benak pembaca mengenai untaian cerita beserta background untuk tiap karakter menjadi sangat tidak terduga dan tidak sesuai dengan versi canon yang ditulis oleh Jun Mochizuki. Ambil contoh selama ini pembaca mengetahui bahwa sosok bernama Glen Baskerville merupakan sosok seorang lelaki berambut hitam pendek yang memiliki mata berwarna violet, instigator dari Tragedy of Sablier, dan sangat mencintai sosok wanita bernama Lacie. Seiring jalan cerita mulai dari chapter ke-65 dan seterusnya, terungkaplah bahwa hal-hal yang dipercayai oleh banyak pembaca mengenai sosok bernama Glen Baskerville selama ini salah. 

Nyatanya, Glen Baskerville adalah semata sebuah julukan untuk Kepala Keluarga Baskerville yang bisa didapat setelah Ascension Ceremonies of Glen Baskerville dimana upacara ini, Kepala Keluarga Baskerville sebelumnya mewariskan titel Glen Baskerville ke penerus yang telah ditentukan. Sebelum mereka menjadi Glen Baskerville, para Glen ini memiliki nama asli. Sosok karakter yang berambut hitam pendek dan bermata violet tersebut memiliki nama asli yaitu Oswald Baskerville, tekankan sekali lagi bahwa Glen bukanlah nama asli dari Oswald. Ada dua orang diceritakan di manga secara resmi menyandang titel Glen Baskerville dan satu orang tidak resmi menyandang titel ini. Sedangkan instigator dari Tragedy of Sablier yang sesungguhnya adalah Jack Vessalius bukanlah Glen (Oswald) yang selama ini diributkan dan semua perasaan milik Glen (Oswald) yang sangat mencintai Lacie (chapter-chapter sebelum ke-65) sebenarnya merupakan perasaan milik Jack Vessalius. 

Siapakah Oz Vessalius itu? Oz Vessalius "terlahir" dari klan keluarga Vessalius (seperti yang dipercaya oleh karakter Pandora Hearts dan pembaca). Pada awal cerita komik/Anime Pandora Hearts, Oz akan mengikuti prosesi kedewasaan sayangnya, prosesi ini tidak berjalan lancar dikarenakan sosok-sosok bertudung merah menghampiri dirinya dan menghakimi bahwa Oz memiliki "Dosa yang tidak bisa dimaafkan". Setelah itu, mereka menjebloskan Oz pada sebuah dunia yang terasa asing baginya dan disini Oz bertemu dengan gadis berambut hitam panjang bernama Alice (saat ini Alice belum mengetahui bahwa dia terlahir dari keluarga Baskerville). Alice memberitahu Oz bahwa Oz sedang berada di dunia bernama Abyss dan satu-satunya cara keluar dari Abyss adalah mengikat Contract (Kontrak) dengan Chain(s). Oz yang mengetahui dari Alice bahwa Alice adalah Chain terkuat di Abyss yaitu Bloody Rabbit (singkat: B-Rabbit) langsung mengikat kontrak dengan Alice tanpa takut sehingga mereka berdua pun keluar dari Abyss. 


Update: Sedikit spoiler; seperti yang telah tersingkap dalam komik chapter 65-82, sosok asli Oz adalah boneka kembar kelinci hitam milik Lacie Baskerville yang akhirnya mempunyai jiwa berkat kekuatan Abyss. Semenjak itu, boneka kembar kelinci hitam ini memulai hidupnya sebagai Chain yang hanya bertugas sebagai pengawas Abyss dan 1st Dimension (dunia manusia dan di dunia ini karakter-karakter Pandora Hearts tinggal). Tubuh kelinci hitam yang di 1st Dimension hancur tinggallah tubuh yang di Abyss. Kemudian, tubuh yang di Abyss ini oleh Intention of the Abyss/Will of the Abyss diubah menjadi Chain kelinci hitam raksasa dan memiliki kekuatan luar biasa yaitu Bloody Rabbit/B-Rabbit atas permintaan Jack Vessalius. Setelah diubah, Oz mengikat kontrak dengan Jack dan oleh Jack dipaksa untuk memotong rantai yang mengelilingi seluruh dunia/dimensi (Chains of the World) sehingga kestabilan seluruh dunia/dimensi hancur dan sisa-sisa dari seluruh dunia/dimensi tersebut akan tenggelam ke dalam Abyss. Oz dipaksa juga oleh Jack untuk membunuh banyak orang. Pada akhirnya, rasa bersalah Oz akibat perbuatan yang tidak ingin dilakukan tetapi harus dilakukan atas perintah Jack; berakhir sewaktu Alice bunuh diri dan mencuri kekuatan Oz (Alice berubah menjadi B-Rabbit). Jiwa Oz tetap ada dan hidup di dalam tubuh Jack. 

Sementara itu, akibat ulah dan perannya dalam Tragedy of Sablier, selama ratusan tahun Jack mengalami kemunduran umur dan imbasnya Oz yang bersemayam di tubuhnya tidak mengingat identitas asli dan pengetahuan asal-muasal miliknya. Jack Vessalius yang menyadari keberadaan dirinya akan hilang dan digantikan dengan Oz menyiapkan rencana supaya nantinya Oz akan hidup normal dalam klan keluarga yang sengaja dipilih oleh Jack Vessalius; tak lain dan tak bukan adalah Vessalius. Rencana Jack Vessalius berhasil dan Oz akhirnya dibesarkan oleh klan keluarga Vessalius dengan nama Oz Vessalius. Spoiler hampir selesai, "Dosa yang tidak bisa dimaafkan" pada diri Oz adalah Oz seharusnya tidak diciptakan, apabila tidak ada Oz maka Tragedy of Sablier tidak akan terjadi dan nasib yang menimpa klan keluarga Vessalius tidak buruk. Bagaimanapun juga jika pembaca ingin mengetahui lebih banyak lagi fakta-fakta yang terungkap; penulis sarankan baca sendiri manga-nya supaya lebih enak.

Anyway, on to business karena, judul artikel ini adalah Main Theme maka musiklah yang menjadi ulasan utama. Di Anime Pandora Hearts "Lacie" bukanlah satu-satunya Main Theme untuk Pandora Hearts, musik yang tidak memiliki nama utama dan basis inspirasi utama (memiliki banyak variasi dan berbagai macam aransemen seperti "Lacie" tapi musik ini, tidak seperti "Lacie" yang menggunakan "Melody" sebagai basis inspirasi utama untuk dijadikan motif yang terus dimainkan berulang-ulang untuk semua aransemen "Lacie) akan dibahas, juga termasuk Main Theme. Main Theme untuk setting Pandora Hearts masa sekarang. Di dalam musik ini terdapat sebuah motif lebih tepatnya yang terus-menerus muncul di setiap aransemen, motif ini sekarang lebih diasosiasikan dengan karakter Oz Vessalius (protagonis Pandora Hearts) selama Oz menuntun penonton terhadap cerita Pandora Hearts jadi, karena hal ini banyak yang mempertimbangkan sebagai leitmotif dari Oz itu sendiri dan kita boleh menyebutkan leitmotif Oz sebagai "Oz's Theme". Musik ini diciptakan oleh Yuki Kajiura. Sekarang, penulis akan membahasnya satu-satu!



1. Contractor


"Contractor" ada di dalam Pandora Hearts Original Soundtrack I: Track 14. Dimainkan saat Oz akhirnya selesai menyelesaikan prosedur untuk mengikat kontrak dengan seorang Chain bernama Alice the B-rabbit (formerly) sebagai sebuah jalan untuk keluar dari Abyss di anime-nya. Musik ini didominasi oleh strings sebagai motif utama sedangkan pengiringnya adalah sebuah beat yang tidak berhenti bermain dari awal lagu sampai akhir lagu. Di dalam musik ini juga ada sedikit sentuhan gitar elektrik dan "Contractor" memiliki vokal. Vokalis yang mengisi musik ini adalah Eri Itou dengan bahasa Kajiurago (bahasa ciptaan Yuki Kajiura yang digunakan untuk semua lirik musik ciptaannya dan tidak memiliki arti apapun).

Kajiurago Lyrics

sodna mia camito
ilvia i solta idota
ii canta mia camita
isori isodia
cantistota

isolte camari siri mia
imasa mia i cara mafiri mia isolte mii
icara mi casa mia imadesta amari fildia

alta aaa…

sorta camia ata
camiri ota mia


2. Will




"Will" terdapat di dalam Pandora Hearts Original Soundtrack I: Track 15. "Will" diawali dengan petikan gitar akustik kemudian masuklah biola yang dimainkan secara solo dan dentuman drum secara bersamaan dan terakhir gitar elektrik ikut meramaikan musik ini. Disini biola yang dimainkan secara solo memegang motif utama sedangkan gitar akustik, drum, dan gitar elektrik adalah pengiringnya. 


3. Turn




"Turn" termasuk bagian di dalam Pandora Hearts Original Soundtrack I: Track 25. "Turn" memiliki durasi hanya 30 detik yang hanya menggunakan strings dan langsung masuk ke motif utama tanpa ada Intro. "Turn" dimainkan saat mengumumkan episode berikutnya dari anime Pandora Hearts. 



4. The Relief

"The Relief" ada di dalam list Pandora Hearts Original Soundtrack II: Track 7. Walaupun "The Relief" sebagian melodinya tidak memainkan motif utama, tapi disinggung saat menit ke 1:20 lewat permainan alat musik flute solo dan strings ikut memainkannya di menit ke 1:46-2:07. Strings menjadi alat musik yang memegang kendali utuh. Gitar elektrik, beat, dan alat musik sintesis turut serta menghiasi "The Relief". 


5. Beside




"Beside" adalah salah satu tracklist di Pandora Hearts Original Soundtrack II: Track 14. "Beside" bisa dipertimbangkan sebagai yang paling mellow diantara ke-enam versi lainnya. Dalam "Beside" piano dan biola solo dan cello solo menghiasi lagu ini.


6. Confidence



"Confidence" merupakan bagian dari Pandora Hearts Original Soundtrack II: Track 24. "Confidence" memiliki irama yang heroic dan valiant. Strings memegang kendali penuh atas lagu ini kemudian diiringi oleh snare drum dan alat musik yang berdenting (saya tidak tahu namanya apa, maaf). 


7. Swear to...


Junko Minagawa
"Swear to..." tidak muncul di anime atau Pandora Hearts OST. "Swear to..." adalah lagu independen yang khusus ditampilkan di sebuah radio saat membahas cerita tambahan dunia komik/anime Pandora Hearts. "Swear to..." sama sekali tidak menyematkan motif "Oz's Theme". Kemudian, lagu-lagu yang diputar di radio tersebut membentuk satu album bernama Pandora Hearts Radio Special CD Vol. 1 dan "Swear to..." menempati urutan ke-3. "Swear to..." dinyanyikan oleh pengisi suara Oz di anime-nya yaitu Junko Minagawa. Peran terkemuka Minagawa adalah sebagai karakter Ryoma Echizen (The Prince of Tennis), Ruka Souen (Vampire Knight), Joshua Christopher (Chrono Crusade), dan masih banyak lagi. 

Penasaran dengan lagu "Swear to..."? Simak videonya di bawah ini: 



Japanese Romaji Lyrics:

Tokei no hari ga urusainda
Yugami dasu gozen bei ji ni

Kagami no oku ni hisamu yami no
Ashioto ga kikoesou na ki ga shite

Shoumetsu shita hazu kodoku no hahen
Itsu no ma ni ka me no mae wo fusagi azawaratteiru no sa

Ushinau mono nante nanimo nai to omotteta
Kodoku ni mo nareta tsumori de...
Kimi ga ore no koto hitsuyou to suru no naraba
Kimi no koto kesshite hitori ni shinai

I swear to you 
Forever close to you

Utsuro na hibi ibitsu na egao
Namida sae nagasezu ni ita

Sonna ore ni kimi ha tsubuyaku
"Naku koto ha, hazukashii koto ja nai"

Jibun no koto wo somatsu ni shite
Nani wo mamotteta tsumori?
Ore ha mayoi no mori no piero

Shinjiru mono, "Nante doko ni mo nai to itte wa, kimi no koto kizutsuketeta ne?"
Kawaranai mono ga aru koto oshiete kureta
Kimi no koto mamori tsuzukete yukunda

Me wo sorashite, mimi fusai de 
Yume no naka wo hashiiteta
Ore ga koko ni ikiru riyuu ga hoshikute

"Aisaretai nante", negai sae kizukanai de
Kodoku ni mo nareta tsumori de...
Kimi ga ore no koto hitsuyou to suru no naraba
Kimi no koto mamori tsuzukete yukunda

I swear to you
Forever close to you

English Translations:

The clock's hand is noisy
And bending towards 0 a.m.

I feel like I can hear the footsteps
Of the darkness that lurks in the inner part of the mirror

Before I know it, a fragment of loneliness, that was supposed to be extinguished
Closes up before my eyes and sneers at me 

Things to lose, I thought I had none of those
I was going to get accustomed to loneliness, but...
If I'm necessary to you, I'll definitely never leave you alone
For your sake I'll never leave you alone

I swear to you
Forever close to you

Everyday was blank and in my warped smiling face
There were even tears that stayed unshed

When I was like that, you whispered to me
"Crying is not something to be ashamed of"

By turning me into something so humble
What did I think I was protecting?
I'm a clown lost in a forest of confusion

When I told you, "There are things to believe in anywhere, I hurt you, didn't I?"
Who showed me that there are things that will stay unchanged
For your sake I will keep on protecting you

Averting my eyes, plugging my ears
I was running inside a dream
I wished for a reason to exist in this place

"I wanna be loved", I didn't even notice I had such a wish
I was going to get accustomed to loneliness but...
If I'm necessary to you then, I'll definitely never leave you alone
For your sake I will keep on protecting you

I swear to you
Forever close to you

Isi pesan lagu ini adalah ditujukan khusus kepada Alice yang sangat disayangi oleh Oz. Oz akan tetap berada disisi Alice kapan pun Alice membutuhkan dirinya. Oz akan melindungi Alice dari siapapun yang berani membuat Alice sedih dan marah. Oz akhirnya memiliki alasan mengapa dia bisa diberi kehidupan walaupun awalnya dia gelisah tidak dapat menemukan jawabannya. Keberadaan Alice disisinya salah satu alasan untuk Oz hidup.


A Note from Writer:


Apa yang telah penulis bahas satu-satu masih sangat erat kaitannya dengan karakter utama Pandora Hearts yaitu Oz Vessalius. Kalau ingin diinterpretasikan arti dari motif yang berulang-ulang dimainkan di beberapa aransemen, apa yang penulis dapat adalah pesan bahwa sekelam masa lalumu dan serumit jalan hidupmu tetaplah berpikiran positif dan masih ada orang-orang disekitarmu yang akan membantu kita tanpa segan. Kedua hal tersebut adalah satu kekuatan terbesar dalam hidupmu. Kedua hal tersebut adalah pesan yang ingin disampaikan lewat karakter bernama Oz ini.

Sudah sampai di ujung artikel nih, Terimakasih untuk siapapun yang telah membaca blog penulis dan akhir kata penulis undur diri. Ciao!


-The End-





Comments

  1. dari semua review yg aku baca ini yg paling keren!!

    ntah kenapa karakter oz itu kuat bener walaupun karakter yg lain kuat juga tapi pasti deh oz selalu mencuri hati hehehe

    aku kira kamu akan review semua ost nya hehehe
    makasih untuk reviewnya n keren bgt!!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terimakasih banyak :). Oh, mungkin kalau kesempatan datang, saya akan revisit Pandora Hearts lagi.

      Delete
  2. entah tpi menurut sy masih kurang endingnya, rasanya kayak gantung gitu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Menggantung cerita komiknya atau cerita animenya? Saya setuju akhir cerita Pandora Hearts versi anime, kurang sedap. Tapi, akhir cerita versi komiknya, IMHO jelas dan tidak cliffhanger.

      Delete
  3. Huaaa tolong review the Will of abyss donggg:'' saya dah baca manganya tapi masih bingung apakah Jack ini suka sm white Alice atau enggaa:'''

    ReplyDelete
    Replies
    1. Menjawab rasa penasaranmu, saya rasa Jack tidak menyukai Alice berambut putih. Jack merupakan psikopat yang sudah tidak dapat mencintai apapun dan siapapun lagi (Lacie saja dipandang rendah dan dibenci olehnya, gimana kepada dua putrinya...?). Alice beramput putih dijadikan alat semata untuk mewujudkan keinginannya menenggelamkan dunia ke Abyss demi memenuhi keinginan egoisnya agar dia tidak kehilangan identitas dan tujuan hidup selamanya. Jack memainkan perasaan Alice putih yang kesepian dan mengubahnya menjadi keuntungan pribadinya dalam arti negatif. Semua ini akibat selama hidupnya Jack tumbuh besar dalam keluarga abusif dan menelantarkannya serta tumbuh dewasa dalam pergaulan yang kotor sehingga lahir di pikirannya dunia hanyalah berisikan kejahatan serta penderitaan. Lacie memperparah situasi yang dihadapi Jack karena dia pendorong Jack untuk me'reset' pikirannya atas dunia dan menyudahi keinginannya untuk mati; Jack benci Lacie berbuat seperti ini kepadanya...

      Delete

Post a Comment